The False Conceptualizing of the word “Chaos” And Why University Textbook is Boring

(judul sok keren padahal cuma mau curhat soal skripsi)

Entah kenapa belakangan ini kata ‘chaos’ banyak sekali bermunculan di media, baik cetak maupun elektronik. Sepengamatan saya, kata-kata ini selalu dihubungkan dan disamaratakan denga huru-hara, keributan, kekacauan dan saudara-saudara sebangsanya. Mungkin karena belakangan ini banyak sekali terjadi bencana di Indonesia, terutama pesawat jatuh, demonstrasi, banjir bahkan perceraian artis-artis (kalau itu mungkin bisa dihitung sebagai bencana) yang tahun ini datangnya bergiliran seperti tugas piket. Apa iya sekarang ini ada trend baru yaitu pengkerdilan makna kata? Karena terkadang jujur saja pemakaian kata ‘chaos’ ini terlalu ngasal dan kesannya hanya digunakan sebagai penghias kalimat agar penulisnya kelihatan pintar (padahal menurut saya justru ketauan payahnya). Continue reading

Advertisements