Scientology-Mass Anxiousity

Tulisan ini saya buat wkt smstr 4. Sepertinya kebanyakan orang belum tahu banyak, karena itu saya masukkan artikel Scientology ini  di blog. Saya akui analisisnya naif, karena tulisan ini saya susun untuk tugas kuliah. Tapi sejauh ini saya belum ingin menulis revisinya, mengingat kontroversi yang akan ditimbulkan, dan sekarang ini saatnya belum tepat untuk publikasi. Tapi tulisan ini bisa dipertanggungjawabkan dan kualitasnya dijamin, karena nilainya A untuk mata kuliah etika filsafat komunikasi 🙂

Well, jika mungkin ada yang bertanya-tanya kenapa meski Scientology merupakan katalis global, saya menuliskannya sebagai mass anxiousity. Alasan pertama karena Scientology belum banyak diketahui secara luas di belahan dunia timur termasuk Indonesia. Dan saya yakin hanya sangat sedikit yang memahami bagaimana Scientology itu sebenarnya, karena ini menuntut pola pemikiran secara filsafat. Boleh percaya boleh tidak, tapi Scientology tidak bisa hanya dipahami  secara harafiah. Continue reading